Andra Soni Dorong HIPMI Garap Peluang MBG

Andra Soni minta HIPMI Banten aktif bangun ekonomi dan manfaatkan peluang program MBG.
Andra Soni minta HIPMI Banten aktif bangun ekonomi dan manfaatkan peluang program MBG.

KOTA SERANG, VIEWSS -
Gubernur Banten Andra Soni meminta HIPMI aktif membangun ekonomi daerah dan memanfaatkan peluang program Makan Bergizi Gratis di sektor pangan.

Intinya:

  • Andra Soni meminta HIPMI berperan aktif dalam pembangunan Provinsi Banten.
  • Ekonomi Banten Triwulan I Tahun 2026 tumbuh 5,64 persen.
  • Program MBG disebut membuka peluang besar di sektor pertanian dan pangan.

Pernyataan itu disampaikan Andra Soni saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) BPD HIPMI Banten Tahun 2026 di Aula Horison Ultima Ratu, Kota Serang, Kamis (7/5/2026).

Rakerda HIPMI mengusung tema Kolaborasi dan Aksi Pengusaha Muda Banten untuk Indonesia Raya. Kegiatan itu dirangkaikan dengan Pendidikan dan Pelatihan Daerah (Diklatda) serta Forum Bisnis Daerah (Forbisda) BPD HIPMI Banten.

“Saya berharap HIPMI berperan aktif dalam pembangunan provinsi. Dengan Rakerda ini kami berharap melahirkan program-program HIPMI yang berdampak positif bagi masyarakat,” ujar Andra Soni.

Kenapa HIPMI Diminta Aktif Bangun Ekonomi Banten?

Gubernur Banten Andra Soni menilai pengusaha muda memiliki peran penting dalam menciptakan iklim usaha yang sehat dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Kehadiran HIPMI juga dinilai dapat memperluas peluang investasi dan membuka ruang kolaborasi usaha yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Pada kesempatan itu, Andra Soni juga memaparkan data Badan Pusat Statistik (BPS). Menurutnya, perekonomian Provinsi Banten pada Triwulan I Tahun 2026 tumbuh sebesar 5,64 persen secara year-on-year.

Dari sisi produksi, lapangan usaha pertanian, kehutanan, dan perikanan mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 17,88 persen.

“Ini capaian yang patut disyukuri dan menjadi keyakinan kita pertumbuhan ekonomi di Banten akan terus tumbuh,” katanya.

Andra Soni mengatakan kehadirannya dalam kegiatan HIPMI Banten menjadi bentuk dukungan terhadap pengusaha muda yang dinilai sebagai harapan masa depan daerah.

“Menjadi penting bagi saya untuk hadir dalam kegiatan HIPMI Banten karena pengusaha-pengusaha muda ini adalah harapan kita ke depan. Saat mereka mampu berusaha menciptakan iklim usaha yang baik, maka pertumbuhan ekonomi di Provinsi Banten akan semakin baik,” ucapnya.

Peluang Apa yang Ditawarkan Program MBG?

Program nasional Makan Bergizi Gratis disebut membuka peluang usaha besar di sektor pertanian dan pangan. Gubernur Banten Andra Soni meminta pengusaha muda memanfaatkan program itu dengan membangun ekosistem usaha yang kuat, terutama karena sebagian besar biaya program mengalir ke kebutuhan pangan dan pertanian.

Menurut Andra Soni, salah satu peluang yang menarik di Provinsi Banten saat ini berada di sektor agrikultur. Potensi itu dinilai semakin besar karena kedekatan Banten dengan Jakarta serta tingginya penanaman modal dalam negeri.

“Salah satu peluang saat ini yang menarik dan berpotensi di Provinsi Banten adalah terkait agrikultur. Potensi-potensi besar ini dapat dimanfaatkan oleh pengusaha muda, terutama dengan kedekatan dengan Jakarta. Penanaman modal dalam negeri juga tinggi di Banten,” jelasnya.

Ia juga mendorong pengusaha muda memanfaatkan peluang dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Program MBG ini bisa kita dukung bersama, karena 85 persen biaya di MBG itu larinya ke pertanian dan kebutuhan pangan. Jadi silakan teman-teman memanfaatkan program ini sebaik-baiknya dengan cara membangun ekosistem usaha yang baik,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum BPD HIPMI Banten Rifky Hermansyah mengatakan Rakerda, Diklatda, dan Forbisda menjadi agenda penting organisasi dalam memperkuat kaderisasi serta meningkatkan kapasitas pengusaha muda.

“Kegiatan hari ini merupakan agenda wajib organisasi yang ada di HIPMI. Ada Rakerda, Diklatda sebagai jenjang pengkaderan, dan Forbisda yang menjadi ruang berbagi peluang usaha serta memperkuat jejaring bisnis antar anggota,” ujarnya.

Rifky menilai pertumbuhan ekonomi Banten sebesar 5,64 persen menunjukkan stimulus ekonomi Pemprov Banten berjalan cukup baik dan optimal.

Menurutnya, sektor pangan menjadi salah satu sektor strategis yang perlu didorong pengusaha muda HIPMI, termasuk hortikultura dan investasi pangan.

“Sekarang jangan lagi hanya bicara sektor usaha konvensional, tapi juga sektor pangan dan hortikultura karena kebutuhan dan supply-demand-nya luar biasa,” katanya.

Di tempat yang sama, Ketua Panitia Faizal Hermiansyah menyampaikan rangkaian kegiatan Rakerda tidak hanya fokus pada konsolidasi organisasi, tetapi juga peningkatan kapasitas pengusaha muda melalui edukasi dan forum bisnis.

“Kami memberikan edukasi bagi pengusaha muda agar lebih meningkat. Forbisda juga menghadirkan sejumlah narasumber nasional untuk memberikan saran, masukan, dan edukasi bagi para pengusaha muda Banten,” katanya.

💬 Disclaimer: Kami di Viewss.id berkomitmen pada asas keadilan dan keberimbangan dalam setiap pemberitaan. Jika Anda menemukan konten yang tidak akurat, merugikan, atau perlu diluruskan, Anda berhak mengajukan Hak Jawab sesuai UU Pers dan Pedoman Media Siber. Silakan isi formulir di halaman ini atau kirim email ke Redaksi VIEWSS.