51.643 Tenaga Kerja Terserap dari Investasi Banten Triwulan I 2026
SERANG, VIEWSS - Realisasi investasi di Provinsi Banten pada Triwulan I tahun 2026 berhasil menyerap 51.643 tenaga kerja. Dari jumlah tersebut, sebanyak 50.611 orang merupakan Tenaga Kerja Indonesia (TKI), sedangkan 1.032 lainnya merupakan Tenaga Kerja Asing (TKA).
Kepala DPMPTSP Banten, Virgojanti
Kabupaten Tangerang menjadi daerah dengan penyerapan tenaga kerja terbesar di Banten. Jumlah tenaga kerja yang terserap di wilayah tersebut mencapai 20.422 orang.
“Serapan tenaga kerja tertinggi ada di Kabupaten Tangerang, ada 20,422 orang. Lalu Kota Tangerang dan Tangsel,” ujar Kepala DPMPTSP Banten, Virgojanti, di kantornya, Rabu, 6 Mei 2026.
Selain Kabupaten Tangerang, penyerapan tenaga kerja tinggi juga tercatat di Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan. Sementara itu, daerah seperti Pandeglang dan Lebak masih mencatat angka penyerapan tenaga kerja yang relatif rendah.
Virgojanti mengatakan, penyerapan tenaga kerja tersebut merupakan dampak positif dari masuknya investasi ke wilayah Banten, baik melalui Penanaman Modal Asing (PMA) maupun Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN).
Menurutnya, dominasi tenaga kerja lokal menunjukkan investasi yang masuk ke Banten cukup berdampak terhadap penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat setempat.
Namun demikian, pemerataan penyerapan tenaga kerja antarwilayah masih menjadi tantangan ke depan. Virgojanti juga mengakui serapan tenaga kerja tersebut belum maksimal jika dibandingkan dengan tingginya realisasi investasi di Banten.
Ia menyebut, kondisi itu dipengaruhi berbagai faktor, salah satunya terkait kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).
“Kami terus mendorong agar realisasi investasi ini bisa berdampak langsung kepada masyarakat,” pungkasnya.