Ditemukan Dugaan Ketidaksesuaian Data: Aliansi & Gerakan Serang Raya Minta Audit Menyeluruh BOP Kesetaraan ke Kemendikdasmen, Kemendagri, dan BPK
Tangerang Banten,Viewss.id|22-9-2026 — Adanya perbedaan mencolok antara data administrasi resmi dengan kenyataan di lapangan mendorong Aliansi Peduli Banten bersama Gerakan Serang Raya meminta secara tegas kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Dalam Negeri, serta Badan Pemeriksa Keuangan untuk melakukan pemeriksaan terpadu atas pengelolaan dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) Kesetaraan di seluruh PKBM wilayah Kota Tangerang, sejak tahun 2020 hingga kini.
Berdasarkan hasil pemantauan dan investigasi mandiri, terlihat adanya ketidaksinkronan yang nyata antara data yang terinput dalam sistem Dapodik dengan kondisi nyata di lembaga-lembaga penerima dana. Hal ini memicu kekhawatiran adanya ketidaktepatan sasaran maupun penyalahgunaan anggaran yang bersumber dari APBN.
“Kami meminta Kemendikdasmen memverifikasi kebenaran keberadaan peserta didik, Kemendagri mengawasi kesesuaian pelaksanaan dengan ketentuan pemerintahan daerah, dan BPK memeriksa pertanggungjawaban keuangannya secara menyeluruh. Ketiga pihak ini harus bergerak bersama, tidak boleh ada satu pun yang terlewat,” ungkap perwakilan Aliansi Peduli Banten.
Apabila pemeriksaan awal menguatkan adanya indikasi kerugian keuangan negara maupun pelanggaran hukum, kedua organisasi ini menegaskan akan menyampaikan laporan resmi kepada Kejaksaan Tinggi Banten untuk ditindaklanjuti sesuai jalur hukum.
“Dana rakyat harus dikelola dengan jujur, transparan, dan tepat sasaran. Jika ada yang tidak sesuai, maka harus dibongkar sampai ke akarnya dan dipertanggungjawabkan,” tegas perwakilan Gerakan Serang Raya.
Desakan ini disampaikan secara terbuka guna mendorong tindakan cepat, tegas, dan adil demi menjaga amanah publik.
Red*
